Saturday, November 28, 2009

Pembangunan Lapter Terhambat, Perlu Perhatian Serius Dari Pemerintah Daerah

OCTHO- Pembangunan lapangan terbang di Kabupaten Intan Jaya, Distrik Wandai telah berhenti total, padalah belum sepenuhnya selesai dikerjakan. Yang bisa mendarat, hanya pesawat kecil jenis cesna. Padahal kita tahu sendiri bahwa lapangan terbang telah menjadi jemabatan penghubung antara masyarakat di kampung dan di daerah perkotaan. Oleh sebab itu, ini harus menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah Kabupaten Intan Jaya.

Hal ini dikemukakan oleh Salo Holombau, S.Sos, Kepala Distrik Wandai, ketika ditemui media ini di seputaran karang mulia, Jumat, (27/11) kemarin.


Menurut salo, masyarakat di distrik Wandai, yang tersebar di 9 kampung telah lama berharap, dimana pembangunan lapangan terbang ini bisa diselesaikan secara cepat. Agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat setempat sendiri, namun sepertinya tidak pernah tergenapi, karena belum selesai sampai saat ini. Mungkin yang menjadi kendala adalah soal dana pembangunan lapangan terbang yang tidak jelas.

“awalnya dana pembangunan lapangan terbang ini bersumber dari dana swadaya masyarakat yang setiap tahunnya diturunkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Paniai pada saat itu. Namun seiring perkembangan waktu, maka berahli kepada dana PNPM Mandiri Respek, yang pengolahannya langsung dari kepala kampung. Sehingga penyusunan maupun penggunaan dana tidak di control oleh kepala distrik, hal ini yang menyulitkan hingga lapangan terbang ini belum di selesaikan” terangnya.

Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa setelah dana PNPM Mandiri Respek masuk di distrik wandai, tidak banyak kepalal kampung yang berpikir untuk memperbaiki lapangan terbang dengan dana yang ada. Hal ini sudah tentu memberatkan kepala distrik setempat, karena di pandang sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.

Oleh sebab itu, kami sangat mengharapkan kebijakan dan perlunya perhatian yang serius dari pemerintah daerah Kabupapaten Intan Jaya untuk membangun lapangan terbang yang besar di Distrik Wandai, agar bisa di darati oleh pesawat yang besar jenis twin otter.

Lebih lanjut salo mengatakan bahwa beberapa waktu lalu, ketika ada pertemuan dengan masyarakat, membicakan kelanjutan pembangunan lapangan terbang yang telah dibangun, masyarakat mengusulkan agar di bangun lapangan terbang yang baru dan lebih besar lagi. hal ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Lokasi yang akan menjadi tempat lapangan terbang sudah ada, tinggal bagaimana kebijakan yang baik dari pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan tersebut” pungkasnya.

“saya sebagai kepala distrik, mewakili masyarakat di 9 kampung mengharapkan perhatinan yang serius dari pemerintah daerah, agar pembangunan lapangan terbang yang memang menjadi kebutuhan masyarakat ini dapat di jawab dan diselesaikan dengan baik. Karena kehadiran lapangan terbang di Distrik Wandai telah menjadi harapan terbesar dari masyarkat yang tersebar di beberapa kampung ini sejak lama,” pungkas beliau akhiri komentarnya.




headerr

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Post a Comment

Komentar anda...